rapunzel si putri tangguh grimm bersaudara

Barisan tomat merah merona,
bunga-bunga brokoli menarik hati,
rumpun daun sawi hijau bersemi,
semua ada di kebun kita.
Mengapa Dinda inginkan
selada rapunzel kebun tetangga?

^_^

Suatu ketika sepasang suami istri yang masih muda belia duduk di jendela loteng rumah yang baru beberapa hari dibelinya. Mereka baru pindah ke Kotaraja untuk sekolah di universitas terbaik di negerinya. Saat si istri melihat dari jendela, baru disadari bahwa di seberang rumah terdapat kebun sayuran sejenis selada unik yang biasa disebut rapunzel.

Karena istrinya yang tengah hamil terus mendesak menginginkan sayuran tersebut, maka Sang Suami mencoba mencari tahu pemilik kebun di seberang rumah. Hampir satu minggu dia mencari-cari informasi, tetapi tak seorang-pun tahu pemiliknya. Maka dengan terpaksa Sang Suami memanjat pagar dan memetik seikat rapunzel untuk istrinya.
Pagi itu Sang Suami–seorang laki-laki muda cekatan berusia  delapan belas tahun — kembali memanjat pagar dan bermaksud memetik rapunzel, demi istrinya yang usianya satu tahun lebih muda. 

Saat itulah si pemilik kebun, yaitu seorang nenek yang masih terlihat cantik dengan  tubuh tinggi semampai memergokinya. Nenek bernama Gothel itu marah-marah sambil menodongkan pistolnya ke arah Sang Suami yang ketakutan. Ada delapan pengawal bertampang seram berkacak pinggang di belakang nenek Gothel.

Nenek berpakaian sutera merah berhias manik-manik permata yang berkilauan itu dengan tegas menolak tatkala Sang Suami menawarkan semua uang yang akan dipergunakan masuk universitas sebagai pengganti rapunzel yang telah diambilnya. Dia tidak butuh uang. Bahkan Si Suami diinterogasi dengan terperinci oleh Si Nenek Gothel, mulai dari usia, golongan darah, penyakit-penyakit yang pernah diderita oleh dirinya dan istrinya. 

Nenek Gothel juga banyak bertanya tentang riwayat kesehatan istrinya yang hamil anak pertama. Pertanyaan-pertanyaan yang membuat bingung Si Suami. Apa hubungan dengan rapunzel yang dicurinya?.

Setelah interogasi selesai, tiba-tiba Nenek Gothel menuntut Sang Suami untuk memberikan bayi yang dikandung istrinya saat lahir tiga bulan nanti, sebagai pengganti rapunzel yang dicurinya. Saking takutnya pada todongan pistol, dan para pengawal bertampang bengis, Sang Suami mengiyakan permintaan Sang Nenek. SI Nenek tertawa lebar memamerkan deretan giginya yang rapi bak deretan mutiara kala mendengar jawaban si Suami.
Maka tatkala anak yang dikandung istrinya lahir, Sang suami tak mampu  melawan saat Nenek  Gothel tiba-tiba datang dan merenggutnya, lalu membawanya kabur bersama para pengawalnya. Tatkala Si Suami lapor polisi, ternyata kebun selada rapunzel di seberang rumahnya telah dijual dan pemiliknya raib entah kemana. 

Jadilah pasangan keluarga muda itu bersedih hati karena kehilangan anaknya. Menyesallah mereka akan dampak yang diterima akibat mengambil sesuatu yang bukan miliknya.

^_^

 

Duhai sepi yang menemani,
dengarlah jeritan dalam hati,
merindukan teman berbagi,
Rapunzel disini mengasihani diri
menatap dunia luar dengan iri.
Apalah dayaku bebaskan diri,
hanya berharap pertolongan,
yang tak kunjung menghampiri
Jauh di negeri seberang si anak yang diculik ternyata dibawa ke sebuah kota terpencil di pegunungan dan dipelihara oleh Nenek itu hingga dewasa. Sayangnya Si Nenek tidak memeliharanya di rumah seperti halnya anak lain, tetapi dipelihara di laboratorium khusus di samping rumahnya yang terletak di luar kota.
Nenek Gothel menyuntikkan sel-sel tubuhnya ke dalam tubuh si anak dari semenjak bayi dengan harapan tubuh si anak akan menyesuaikan diri dengan tubuhnya.

Dia juga beberapa kali mencangkokkan jaringan tubuhnya ke tubuh si bayi dengan harapan tubuh si bayi akan mengadaptasi sifat-sifat jaringan tubuh si nenek. Dia juga mengambil sedikit jaringan tubuh si anak untuk dicangkokkan di tubuhnya dengan harapan sistem pertahanan tubuhnya akan terbiasa dengan jaringan tubuh si anak dan membiarkan jaringan tubuh si bayi hidup di dalam tubuhnya.

Si Nenek juga telah mempelajari dengan seksama tubuh si anak dan mendapati sifat-sifat fisik tubuhnya punya banyak kemiripan dengan tubuh si anak.

Diam-diam dia mempersiapkan si anak sebagai cadangan organ tubuh bagi dirinya bila sewaktu-waktu dia ingin meremajakan organ tubuhnya yang sakit. Dia berusaha keras membuat terjadinya penyesuaian tubuhnya dengan tubuh si anak agar kelak bila organ tubuh si anak dicangkokkan ke dalam tubuhnya, tidak terjadi respon negatif dari tubuhnya karena menganggap organ tubuh si anak sebagai benda asing yang harus dihancurkan. Bila itu terjadi, gagallah proses cangkok organ dalam tubuhnya.

^_^

Bukan wajahmu yang mempesona,
bukan pula tubuhmu yang menawan hati,
tapi tingkah lakumu yang terjaga,
tutur katamu yang penuh simpati,
tumbuhkan rasa sayang dalam hati

Tak terasa enam belas tahun berlalu. Si bayi yang diberi nama Rapunzel telah menjelma menjadi wanita dewasa berambut panjang keemasan, rambutnya begitu panjang karena tak sekalipun penah dipotong sedari bayi.

Wajah Rapunzel biasa-biasa saja, namun jangan tanya kepribadiannya. Pribadi Rapunzel amat sangat mempesona. Pembawaannya riang dan penuh perhatian. Lincah dan cekatan menyelesaikan pekerjaan. Tutur katanya penuh simpati. Gerak gaya budayanya dijaga. Tidak pernah mengeluh. Ringan tangan membantu pekerjaan Si Nenek, serta perhatian yang senantiasa tercurah pada Si Nenek telah membuat Gothel yang jahat-pun jatuh hati.

Sayangnya gadis itu seringkali bersedih karena selalu dikurung di laboratorium pribadi milik nenek itu. Tak ada yang tahu ada seorang gadis menawan hati tinggal di dalam laboratorium. Tak seorangpun dibiarkan masuk laboratorium yang dilengkapi password yang hanya bisa dibuka dengan sidik jari telapak tangan nenek.

Jika Nenek Gothel datang biasanya dia berteriak memanggil Rapunzel agar mendekat ke pintu karena pintu hanya bisa dibuka bila telapak tangan Nenek menempel di bagian luar pintu dan rambut panjang Rapunzel menempel pada sensor di bagian dalam pintu. Pengamanan aneh seperti itu sengaja dirancang Si Nenek agar tak seorangpun bisa masuk ke laboratorium meskipun suatu ketika ada orang yang berhasil mencopy dan membuat tiruan sidik jari si Nenek.

Nenek Gothel biasanya datang ke tempat Rapunzel untuk mengantarkan makanan atau pada saat tubuhnya yang terasa letih ingin dipijat oleh Rapunzel. Satu dua kali dia meminta Rapunzel membantunya mendandani wajahnya yang cantik.

Advertisements

About dheintan

pokonyamah hebraylah
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s